WELCOME TO MY BLOG

Pages

Tuesday, November 23, 2010

Monkey Majik

Monkey Majik

Posted April 14, 2010 by tenryu137 in J-music. Ditandai:j-artist, j-pop, j-rock, jepang, monkey majik. 1 Komentar

Siapa yang ngaku j-music lovers tapi ga tau Monkey Majik?? come on guys, grup band beraliran J-pop dan rock ini udah cukup lama aktif di blantika musik Jepang dan penggemarnya makin banyak dimana-mana. Monkey Majik tergolong band pengusung musik Jepang yang unik karena pendirinya sama sekali bukan orang Jepang melainkan Canada, wow!

Maynard Plant (vocal dan gitar) yang lahir di Ottawa, Canada 35 tahun yang lalu ini adalah sang pionir berdirinya band Monkey Majik. Sebetulnya band ini udah dibentuk sejak tahun 2000, namun setelah mengalami kebuntuan dengan personel lama, Maynard bersama adiknya Blaise Plant (vocal dan gitar), Tax alias Takuya Kikuchi (drum) dan Hideki “Dick” Mori (bass) membangun kembali musik Monkey Majik hingga seperti saat ini.

Gimana ceritanya seorang bule Canada tiba-tiba bikin band Jejepangan? Well, pada tahun 1997 Maynard datang ke Jepang sebagai guru bahasa Inggris, sambil bekerja dia belajar bahasa Jepang dan terus berkarya lewat musik hingga akhirnya Monkey Majik terbentuk di Sendai. Maynard memang jenius, selain berprestasi waktu kuliah, dia menguasai 3 bahasa secara aktif yaitu Inggris, Perancis dan Jepang, bahkan dia juga mampu berbicara dalam dialek nanbu (nanbuben). Kalo penasaran dengan kualitas vokal ato bahasa Jepang orang Kanada yang satu ini, dengerin aja lagu mereka, sebagian besar lagu Monkey Majik dibawakan dalam bahasa Jepang dan musiknya easy listening banget ^^

Sampai tahun 2010 ini Monkey Majik sudah menghasilkan 10 album dan belasan single yang terkenal, antara lain fly, arround the world, aitakute, aishiteru, nijiiro no sakana dan masih banyak lagi. Sayangnya lagu mereka belum banyak dikenal di Indonesia, padahal kualitas bermusik band ini setara dengan band Jepang papan atas maupun band internasional lainnya. Pengen cari lagu buat santai ato lagu yang semangat tapi masih enak didenger? Nah, Monkey Majik punya segudang lagu seperti itu dengan lirik yang asik dan kadang sangat romantis. Masih penasaran dengan Monkey Majik?? kunjungi langsung situs resmi mereka di www.monkeymajik.com

“Moshi kono senaka ni tsubasa ga attara ima sugu kimi ni todoketai…”
Share/Bookmark

sushi

SUSHI

Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau yang sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai rasa asam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras (mizkan), garam, dan gula.

Konon kebiasaan mengawetkan ikan dengan menggunakan beras dan cuka berasal dari daerah pegunungan di Asia Tenggara. Dasar ilmiah di balik proses fermentasi ikan yang dikemas dalam nasi adalah karena cuka yang dihasilkan dari fermentasi nasi menguraikan asam amino pada daging ikan. Hasilnya salah satu dari lima rasa dasar yang menyehatkan.

Sampai tahun 1970-an sushi masih merupakan makanan mewah. Rakyat biasa di Jepang hanya makan sushi untuk merayakan acara-acara khusus dan terbatas pada sushi pesan-antar. Walaupun rumah makan kaitenzushi yang pertama sudah dibuka tahun 1958 di Osaka, penyebarannya ke daerah-daerah lain di Jepang memakan waktu lama. Makan sushi sebagai acara seluruh anggota keluarga terwujud di tahun 1980-an sejalan dengan makin meluasnya kaitenzushi, di Indonesia sendiri sushi baru mulai populer di era 2000-an meskipun sebelum itu sebetulnya sudah ada restoran Jepang yang menyediakan sushi.

Sushi pada umumnya digolongkan berdasarkan bentuk nasi, antara lain nigirizushi, oshizushi, chirashizushi, inarizushi, dan narezushi.

Dari sekian banyak jenis sushi, ada 2 yang cukup dikenal di Indonesia yaitu nigirizushi dan makizushi. Nigirizushi adalah salah satu bentuk sushi yang paling tradisional dan dibuat dengan meletakkan nasi di telapak tangan kiri lalu membentuknya dengan jari-jari tangan yang lain. Nori sering dipakai untuk mengikat neta (lauk) agar tidak terlepas dari nasi. Sedangkan makizushi adalah jenis sushi yang berbentuk gulungan nasi berisi potongan mentimun, tamagoyaki dan neta lain yang yang dibungkus lembaran nori. Nasi digulung dengan bantuan sudare (anyaman bambu bentuk persegi panjang) atau dilipat dengan tangan (temaki).

Cara memakan sushi secara umum :

* Sushi dinikmati dengan mencelup sedikit bagian neta ke dalam kecap asin (shoyu) atau mengoleskannya pada wasabi.
* Sushi pada umumnya dimakan dengan tangan, walaupun boleh-boleh saja dimakan memakai sumpit.
* Sushi biasanya dimakan dengan sekali suap saja.

Bagi yang masih ragu untuk mencoba sushi, ada beberapa fakta menarik yang layak dijadikan acuan untuk mengkonsumsi makanan Jepang yang satu ini. Pertama, sushi kaya akan protein dan asam emak omega 3 yang sangat tinggi dan tentunya baik untuk kesehatan. Kedua, sushi cocok untuk diet dan telah terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, apalagi bila dipadukan dengan makanan berserat. Ketiga, wasabi yang biasa dipakai untuk menyantap sushi dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Tertarik untuk mencoba sushi??

Sumber : www.wikipedia.org
Share/Bookmark

etika makan di jepang

Kamu suka masakan Jepang?? berikut ini ada beberapa etika dan kebiasaan orang Jepang yang berhubungan dengan cara makan mereka, check it out :

1. Saat duduk di atas tatami (tikar Jepang), alas kaki harus dilepas tetapi kaus kaki boleh tetap dipakai.

2. Posisi duduk di atas tatami dilakukan dengan bersimpuh alias duduk diatas kedua kaki yang ditekuk ke belakang dengan posisi punggung tetap tegak.

3. Sebelum makan, orang Jepang mengucapkan “itadakimasu” yang berarti ucapan terima kasih atas hidangan yang telah disajikan.

4. Sumpit tidak boleh ditancapkan ke dalam makanan karena hal ini melambangkan suasana berkabung.

5. Sebaiknya jangan meletakkan sumpit tanpa alas di meja makan.

6. Jangan menunjuk orang lain atau memotong-motong makanan dengan sumpit karena hal ini dianggap kurang sopan.

7. Bila berbagi makanan, terimalah langsung ke dalam mangkok kita, jangan menerimanya dengan sumpit.

8. Bila memakan nasi dalam mangkok, angkat mangkoknya setinggi dada dan jangan terlalu dekat dengan mulut.

9. Bila meminum ocha (teh), angkat gelasnya dengan dua tangan.

10. Makanlah perlahan dan habiskan makanan di mulut sebelum mengambil lagi.

11. Makan sampai menimbulkan bunyi dianggap hal yang biasa di Jepang (misal : sluuurrrp ^^)

12. Sumpit bambu ala Jepang yang dibelah secara tidak rata dianggap pertanda sial.

13. Di dalam keluarga Jepang biasanya setiap orang memiliki sumpit sendiri-sendiri, jadi tidak bergantian.

14. Setelah selesai makan orang Jepang mengucapkan “gochisousamadeshita” sebagai ekspresi atau ungkapan terima kasih untuk makanan yang telah disantap.

15. Orang Jepang sering mengucapkan kata “oishii” yang artinya enak pada saat makan meskipun sebetulnya rasa masakan tersebut biasa-biasa saja.

16. Di beberapa daerah di Jepang dianggap kurang sopan meminta tambahan shoyu atau wasabi saat menyantap sushi.

17. Di Jepang, sushi biasa dimakan dengan tangan (tanpa sumpit), seperti kita makan tempe penyet hehe…

18. Umumnya sushi dimakan dengan sekali lahap, jadi tidak digigit sedikit demi sedikit.

19. Umumnya kalau pergi makan berdua, bayarnya tetap sendiri-sendiri meskipun bersama pacar.
Share/Bookmark

Followers