PARTIKEL
(KATA BANTU)
Share
Saturday, April 4, 2009 at
2:30am
PARTIKEL (KATA BANTU)
Minna-san, ohisashiburi
desu!! Kali ini kita akan
membahas beberapa
PARTIKEL (kata bantu)
Bahasa Jepang.
Partikel ( Joshi) adalah kata
bantu dalam kalimat.
Kalimat dalam Bahasa
Jepang belum lengkap jika
tidak diberi partikel. Partikel
selalu menempel kata
yang ada di depannya dan
tidak pernah berdiri
sendiri.
Fungsi Partikel adalah :
1. Menunjukkan posisi kata
yang ditempel di
depannya di dalam kalimat
(apakah Subyek, obyek
atau keterangan).
2. Berfungsi seperti kata
depan yang memiliki arti
seperti dalam Bahasa
Indonesia (di, ke, dari,
sampai dan sebagainya)
tapi ada juga yang tidak
memiliki arti.
berikut ini beberapa
contoh partikel :
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
WA
Partikel wa tidak memiliki
arti tapi memiliki fungsi
untuk menunjukkan
bahwa kata yang ada di
depannya adalah subyek
kalimat. Untuk
mempermudah, wa bisa
kita terjemahkan menjadi
adalah.
Contoh :
+ Watashi wa gakusei
desu. = saya (adalah)
pelajar.
> watashi = saya (subyek
kalimat)
> gakusei = pelajar/siswa/
murid.
+ watashi wa isogashii
desu = saya sibuk.
>watashi = saya (subyek
kalimat)
>isogashii = sibuk.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
MO
Partikel mo memiliki arti
juga. Partikel mo
menggantikan partikel wa.
Contoh :
+ Yamada-san mo
gakusei desu. = Yamada
juga pelajar.
+ Yamada-san mo
isogashii desu. = Yamada
juga sibuk.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
KA
Partikel ka berfungsi untuk
membuat kalimat menjadi
kata tanya. Fungsinya
sama seperti tanda
tanya.
Contoh :
+ Yamada-san wa gakusei
desu ka. = Apakah
Yamada (seorang) pelajar?
+ Yamada-san wa
isogashii desu ka. =
Apakah Yamada sibuk?
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
NO
Untuk menggabungkan
kata benda dengan kata
benda menjadi satu kata,
partikel no harus
diletakkan di tengahnya.
BENDA 1 NO BENDA 2.
Untuk mempermudah,
partikel no bisa kita artikan
punya (meskipun tidak
semuanya memiliki arti
punya). Kalau
diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia menjadi
terbalik, BENDA 2
diterjemahan dulu
sebelum BENDA 1.
Contoh :
+ watashi no hon (buku) =
buku (punya) saya.
+ amerika no kuruma =
mobil (punya/buatan)
Amerika.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
GA
Partikel ga memiliki fungsi
bermacam-macam, di
antaranya adalah :
1. Sebagai subyek kalimat
untuk "subyek yang tidak
diketahui (kata tanya)".
Contoh :
+ dare(siapa) ga ikimasu
(pergi) ka. = siapa yang
akan pergi?
+ nani(apa) ga ii desu ka.
= mau apa (yang mana)?
2. Subyek yang
merupakan informasi baru
atau jawaban dari
pertanyaan di atas.
Contoh :
+ yamada-san ga
ikimasu. (yamada yang
akan pergi).
+ juusu(jus) ga ii desu.
(saya mau jus)
3. Obyek untuk kalimat
yang predikatnya kata sifat
dan kata kerja tertentu
(misalnya wakarimasu,
arimasu dan dekimasu).
Contoh :
+ watashi wa neko(kucing)
ga suki(suka) desu. = saya
suka kucing.
+ watashi wa okane ga
arimasu(punya/ada). =
saya punya uang.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
TO
Partikel to memiliki arti
dan atau bersama
dengan.
Contoh :
+ hon to empitsu = buku
dan pensil.
+ watashi wa yamada-san
to ikimasu (pergi). = saya
pergi bersama dengan
Yamada.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
E
Partikel e menunjukkan
arah yang dituju dan
memiliki arti ke.
Contoh :
+ watashi wa jakarta e
ikimasu. = saya pergi ke
jakarta.
+ yamada-san wa
toukyou e ikimasu =
yamada pergi ke tokyo.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
O
partikel o tidak memiliki
arti tapi memiliki fungsi
untuk menunjukkan
bahwa kata yang berada
di depannya adalah
obyek kalimat.
Contoh :
+ watashi wa gohan (nasi)
o tabemasu (makan) =
saya makan nasi.
+ yamada-san wa hon o
kaimasu (beli) = yamada
beli buku.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
DE
Partikel ini memiliki fungsi
macam-macam. Di
antaranya adalah untuk
menunjukkan bahwa kata
yang di depannya adalah
alat atau cara untuk
melakukan sesuatu. De
untuk fungsi ini bisa
diterjemahkan menjadi
dengan atau memakai.
Contoh :
+ watashi wa hashi
(sumpit) de gohan o
tabemasu. = saya makan
dengan/memakai
sumpit.
+ watashi wa nihongo de
hanashimasu (berbicara).
= saya berbicara dengan
memakai bahasa jepang.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
NI
Partikel ni juga memiliki
fungsi bermacam-
macam. Di antaranya
adalah untuk
menunjukkan waktu (bisa
diartikan menjadi pada),
bisa juga berarti
untuk,kepada dan dari.
Contoh :
+ watashi wa gozen roku
ji ni kaisha (kantor) e
ikimasu. = saya pergi ke
kantor pada jam 6 pagi.
+ watashi wa yamada-san
ni okane (uang) o
karimasu (pinjam) = saya
pinjam uang kepada
yamada.
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
NE
Partikel ini bisa berarti ...,
ya! Untuk meminta
persetujuan lawan
bicaranya atau untuk
memperhalus kalimat.
Contoh :
+ Atsui (panas) desu ne. =
panas, ya!
+ Arigatou ne. = makasih,
ya!
--------------------------
--------------------------
--------------------------
--------------------------
-----
YO
Partikel ini bisa berarti ...,
lho! Untuk memberikan
informasi baru kepada
lawan bicara atau
bermaksud
membanggakan diri.
Contoh :
+ Jakarta wa atsui desu
yo. = Jakarta panas, lho!
+ watashi no kuruma wa
takai desu yo. = mobil
saya mahal, lho!
--------------------------
--------------------------
--------------------------
------------------------
::: RENSHUU
(LATIHAN) :::
Pilihlah partikel yang tepat
di bawah ini :
1. Watashi wa gakusei
desu. yamada-san ....
gakusei desu.
A. wa
B. no
C. mo
D. o
2. watashi ... empitsu
A. wa.
B. no
C. mo
D. o
3. hashi ... supuun
(sendok)
A. to
B. e
C. de
D. ga
4. surabaya ... ikimasu.
A. to
B. e
C. de
D. ga
NOTE : Supaya bisa untuk
berlatih bersama-sama,
yang menjawab soal di
atas diwajibkan memberi
soal untuk dijawab yang
orang yang berikutnya
ingin berlatih.
Selamat mengerjakan!
Gambatte kudasai!
--------------------------
--------------------------
--------------------------
------------------------
::: TAMBAHAN :::
DESU
Fungsi desu adalah
penutup kalimat bentuk
sopan yang predikatnya
selain kata kerja.
Contoh :
+ watashi wa kyoushi
desu. = saya (adalah)
guru.
Ket : karena kyoushi
adalah kata benda, maka
akhir kalimat ditutup
dengan desu.
+ watashi wa isogashii
desu = saya sibuk.
Ket : karena isogashii
adalah kata sifat, maka
akhir kalimat ditutup
dengan desu.
Ket :
1. Untuk bentuk sopan,
kata kerja ditutup dengan
akhiran lain seperti
~masu, ~masen,
~mashita dan
sebagainya.
2. Bentuk informal dari
desu adalah da.